Menu Sederhana

Office Address

123/A, Miranda City Likaoli Prikano, Dope

Phone Number

+0989 7876 9865 9
+(090) 8765 86543 85

Email Address

info@example.com
example.mail@hum.com

UMBY Perkuat Pengembangan Wisata Terpadu Lembah Si Cangkring melalui Program Pendampingan

Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Ekonomi mendampingi pengembangan Pasar Jadoel Lembah Si Cangkring di Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Sleman, menjadi destinasi wisata terpadu yang memadukan wisata kuliner, olahraga, edukasi sejarah, dan keindahan alam.

Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Ekonomi mendampingi pengembangan Pasar Jadoel Lembah Si Cangkring di Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Sleman, menjadi destinasi wisata terpadu yang memadukan wisata kuliner, olahraga, edukasi sejarah, dan keindahan alam. Program yang berkolaborasi dengan Paguyuban Pedagang Pasar Lembah Si Cangkring dan Karang Taruna Muda Mendunia Dusun Jambeyan ini akan berlangsung hingga November 2026.

Ketua Tim PkM Fakultas Ekonomi UMBY, Rina Dwiarti, menjelaskan bahwa pendampingan difokuskan pada penyusunan strategi pemasaran serta penguatan konsep wisata terpadu. Melalui integrasi berbagai potensi kawasan, Lembah Si Cangkring diharapkan mampu berkembang menjadi destinasi wisata yang memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Sebagai bagian dari pengembangan kawasan, pengelola telah meresmikan jalur fun walk tracking sepanjang sekitar enam kilometer yang menyuguhkan panorama persawahan, udara sejuk, serta lintasan yang melewati Buk Renteng dan Jembatan Gantung, dua situs bersejarah peninggalan era kolonial. Jalur ini diharapkan menjadi daya tarik baru yang melengkapi potensi wisata alam dan edukasi di kawasan tersebut.

Tim PkM UMBY juga menyelenggarakan Lokakarya Pengembangan Produk Wisata Kuliner berbasis Memorable Tourism Experience (MTE) dan Integrated Marketing Communication (IMC) yang diikuti para pengurus paguyuban dan pedagang Pasar Jadoel. Melalui pelatihan ini, pedagang didorong untuk menghadirkan pengalaman wisata yang berkesan dengan mengedepankan cita rasa, harga terjangkau, kebersihan, keramahan pelayanan, serta memperkuat promosi melalui media digital.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Jadoel Lembah Si Cangkring, Eko Putro Susilo, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, kehadiran jalur tracking dan pendampingan bagi pedagang akan semakin meningkatkan daya tarik kawasan sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha. Melalui sinergi antara perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat, Pasar Jadoel Lembah Si Cangkring diharapkan tumbuh menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu mendorong peningkatan ekonomi warga secara berkelanjutan.

Bagikan:
Admin Web lppm
Author

Admin Web lppm

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *

Pengalaman Anda di situs ini akan ditingkatkan dengan mengizinkan cookie.