UMBY-UPSI Kolaborasi Tingkatkan Kapasitas Pedagang Malaysia Lewat Sekolah Pasar
YOGYAKARTA β Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) memperluas kiprah program Sekolah Pasar hingga Malaysia melalui kolaborasi dengan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI). Program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan pengelolaan usaha sekaligus mendorong pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
Sekolah Pasar Malaysia merupakan pengembangan dari program serupa yang sebelumnya berhasil diterapkan di sejumlah pasar tradisional di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kolaborasi Tim Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi (FE) UMBY dan UPSI ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan praktis kepada pedagang untuk meningkatkan daya saing usaha di tengah perubahan perilaku konsumen dan perkembangan ekonomi digital.
Kegiatan perdana dilaksanakan pada 28β30 Agustus 2026 dengan melibatkan 15 pedagang yang tersebar di empat pasar, yakni Pasar Tanjong Malim di Perak, Pasar Kuala Kubu Bharu di Selangor, Central Market, serta Pasar Chow Kit di Kuala Lumpur. Pemilihan lokasi tersebut mempertimbangkan karakteristik pasar yang beragam, mulai dari pasar lokal hingga pasar tradisional di kawasan perkotaan.
Pembekalan diberikan melalui klinik edukasi secara langsung di lapak pedagang dan kelas daring. Materi yang disampaikan mencakup pengelolaan usaha, strategi menjaga loyalitas pelanggan, penataan barang dagangan, fotografi dan videografi produk, pemasaran melalui media sosial, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung aktivitas pemasaran digital.
Ketua Tim Sekolah Pasar Malaysia, Awan Santosa, mengatakan program tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong pedagang menghasilkan sarana pemasaran digital yang dapat langsung digunakan. Peserta diarahkan untuk mengembangkan akun media sosial seperti Instagram dan Facebook, membuat konten kreatif, serta memiliki logo usaha sebagai bagian dari strategi branding produk.
βMelalui pemanfaatan teknologi, pedagang dapat membuat berbagai konten kreatif berupa foto dan video serta mengelola media pemasaran online dengan bantuan AI. Harapannya, keterampilan tersebut dapat membantu meningkatkan kinerja dan memperluas jangkauan pemasaran pedagang pasar tradisional,β ujar Awan.
Program ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Rubiyah, pedagang di Pasar Kuala Kubu Bharu, Selangor, menilai pembekalan teknologi digital memberikan manfaat bagi pedagang, khususnya dalam memasarkan produk melalui berbagai platform digital. Sekolah Pasar Malaysia didanai melalui skema matching grant UMBY dan UPSI dan dilaksanakan selama sekitar 1,5 bulan dengan metode hybrid, melalui klinik edukasi di pasar serta kelas daring menggunakan media sosial dan platform Zoom.
Admin Web lppm
Leave a comment
Your email address will not be published. Required fields are marked *