Preloader

Office Address

123/A, Miranda City Likaoli Prikano, Dope

Phone Number

+0989 7876 9865 9
+(090) 8765 86543 85

Email Address

info@example.com
example.mail@hum.com

Dari Limbah Jadi Berkah, UMBY Latih Petani Kulon Progo Olah Kulit Kakao Jadi Pupuk Organik

Limbah kulit kakao yang selama ini berpotensi menjadi sampah perkebunan didorong untuk dimanfaatkan kembali sebagai bahan pupuk organik. Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) melalui Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Agroteknologi, Fakultas Agroindustri, memberikan pelatihan pengolahan kulit kakao menjadi pupuk organik cair (POC) dan kompos kepada kelompok tani di Kulon Progo.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (19/9/2026) di kediaman Ketua Kelompok Tani Sido Dadi, Rahardjo, tersebut diikuti oleh 23 petani. Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi Good Agricultural Practices (GAP) kakao yang sebelumnya telah diberikan kepada kelompok tani. Selain meningkatkan keterampilan petani, kegiatan diarahkan untuk mendorong pemanfaatan bahan yang tersedia di sekitar kebun sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk dari luar.

whatsapp-image-2026-09-29-at-112815-am.jpeg

Ketua Tim Pengabdian UMBY, Ir. Reo Sambodo, S.P., M.M.A., menjelaskan bahwa pelatihan dilakukan secara praktik dengan memanfaatkan kulit kakao sebagai bahan utama kompos. Peserta mempelajari proses pencacahan kulit kakao, pencampuran dengan dekomposer, air, dan pupuk kandang, hingga proses pengomposan dalam wadah tertutup. Bahan tersebut perlu dibalik secara berkala selama sekitar satu hingga dua bulan agar proses pengomposan berlangsung optimal. Peserta juga diperkenalkan dengan pembuatan POC melalui fermentasi kulit kakao, air, gula, dan bioaktivator EM4 selama kurang lebih dua minggu.

Tim UMBY yang terlibat terdiri atas Ir. Reo Sambodo, S.P., M.M.A., Nanda Mei Istiqomah, S.P., M.P., dan Ir. Wafit Dinarto, M.Si., dengan dukungan mahasiswa Agroteknologi, yaitu Muhammad Iqbal, Ahmad Rifa’i, dan Aminatul Hafizah. Ketua Kelompok Tani Sido Dadi, Rahardjo, mengapresiasi pendampingan tersebut karena memberikan pengetahuan baru yang dapat diterapkan anggota kelompok dalam mengelola limbah perkebunan.

whatsapp-image-2026-09-29-at-112815-am-1.jpeg

Salah satu anggota kelompok tani, Karjiman, menilai pembuatan kompos dan POC dari kulit kakao menarik karena bahan bakunya mudah diperoleh dari lingkungan petani dan dapat langsung dimanfaatkan untuk lahan. Pemanfaatan limbah tersebut juga dinilai berpotensi membantu menekan biaya pembelian pupuk. Program pengabdian yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) ini menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya UMBY mendorong praktik pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Sumber: TIMES INDONESIA

Admin Web lppm
Author

Admin Web lppm

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Your experience on this site will be improved by allowing cookies.