Dosen Wajib Upload Proposal Melalui SIM Dilitabmas

Yogyakarta (6/8), Menyikapi banyaknya proposal secara manual yang menumpuk di Dirjen Dikti dan kewajiban bagi lulusan S1, S2 dan S3 membuat makalah di jurnal on line, maka Dikti merencanakan mulai Januari 2013 memberlakukan sistem pengajuan proposal secara on line. Dengan program ini, baik pengusul (dosen) melalui LPPM yang kemudian disebut operator SIM PT, reviewer dan operator dit litabmas dapat melakukan pemantauan secara on line. Pengusul dapat melihat sewaktu waktu sampai dimana proposal yang diajukan, demikian diungkapkan panitia pelatihan Sim Dilitabmas Dirjen Dikti di Nakula Room Hotel Inna Garuda Jl Malioboro Yogyakarta minggu lalu.

Hal lain yang diungkapkan oleh Dirjen Dikti mengenai proposal yang selama ini diajukan oleh peneliti maupun pengabdi adalah masih belum tertatanya format pdf yang dilakukan pengusul. Mulai Januari 2013 seluruh proposal yang diterima dikti hanya yang berformat pdf dalam 1 file (tidak terpisah-pisah antara halaman judul, lembar pengesahan, isi dan lampiran).

Usulan proposal on line dilakukan oleh operator SIM LPPM atau dosen (pengusul) secara mandiri namun tetap berkoordinasi dengan LPPM.

Pelatihan Aplikasi SIM Dilitabmas meliputi :

  1. Penguasaan pengiriman proposal on line.
  2. Pengisian usulan, lemlit excel.
  3. Memformat usulan dalam bentuk pdf tidak lebih dari 5 MB.
  4. Aplikasi mengunggah proposal pengusul melalui operator PT dan melalui pengusul.
  5. Memonitor usulan dalam jangka waktu 6 hari dengan rincian sebagai berikut : 1 hari pengunggahan proposal, 3 hari berukutnya di reviewer, 1 hari kemudian dapat dilihat hasil reviewer, dan 1 hari berukutnya ditetapkan pemenangnya. *(GSunArdhie)

VISI MISI UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA

VISI “Menjadi Universitas Unggul, Mutu, dan Bermanfaat bertaraf Internasional pada tahun 2029” MISI Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang bermutu untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keunggulan dalam

Life as a Distance Learning Student

Effective Time Management Traditionally, most people find the norm in education to involve lectures in physical classrooms.  Tutor-student interaction is perceived as being only physical.